APM Technologies Ltd

APM Technologies Ltd

Panduan Praktis: Mengonfigurasi Komunikasi LAN LabVIEW untuk Catu Daya Seri APM SP-300

2025 12/02

Dalam skenario pengujian dan pengukuran, catu daya AC seri APM SP-300 sering kali perlu diintegrasikan dengan LabVIEW untuk kontrol otomatis. Artikel ini akan menggunakan kombinasi teks dan gambar untuk menjelaskan langkah demi langkah cara mengkonfigurasi komunikasi antara catu daya dan LabVIEW melalui LAN (Ethernet), membantu para insinyur dengan cepat membangun sistem pengujian.

I. Persiapan sebelum komunikasi: Koneksi perangkat keras dan tes IP Ping

Sebelum memulai konfigurasi perangkat lunak, Anda harus terlebih dahulu memastikan bahwa tautan perangkat keras berfungsi dengan baik, karena ini adalah landasan keberhasilan komunikasi selanjutnya.

1. Koneksi perangkat keras: Hubungkan port Ethernet catu daya seri APM SP-300 langsung ke port jaringan komputer menggunakan kabel jaringan, atau sambungkan ke sakelar di jaringan area lokal yang sama.

2. Tes konektivitas IP:

◦ Tekan kombinasi tombol WIN+R, ketik CMD di jendela pop-up "Run", dan klik "OK" untuk membuka command prompt.

◦ Pada baris perintah, ketik PING 192.168.10.220 (ini adalah IP default catu daya SP-300; jika sudah diubah, Anda harus memasukkan IP sebenarnya), dan tekan Enter.

◦ Kriteria penilaian: Jika muncul pesan "4 paket data terkirim, 4 diterima, 0% hilang" (seperti terlihat pada Gambar 1), ini menunjukkan bahwa komputer dan IP catu daya terhubung. Jika pesannya

"Waktu permintaan habis" muncul, tiga hal perlu diperiksa: apakah kabel jaringan terpasang dengan aman, apakah IP komputer dan IP catu daya berada di segmen jaringan yang sama (misalnya, jika IP catu daya adalah 192.168.10.220, IP komputer dapat diatur ke 192.168.10.XXX, dan subnet mask harus cocok), dan apakah pengaturan Ethernet pada catu daya sudah benar (masukkan waktu pasokan catu daya Antarmuka "ETH SETTING", konfirmasikan bahwa IP adalah 192.168.10.220 dan subnet mask cocok, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2).

Gambar 1

Gambar 2

II. Konfigurasi Driver LAN LabVIEW: IP Perangkat Input

Setelah koneksi IP dibuat, driver LAN perlu dimuat di LabVIEW dan IP catu daya perlu ditentukan untuk membangun hubungan antara perangkat lunak dan perangkat keras.

1. Untuk mengaktifkan driver LAN LabVIEW: Luncurkan perangkat lunak LabVIEW, cari dan buka "LAN(UDP)_Communication Subvi.vi" (catu daya seri SP-300 khusus komunikasi LAN sub-VI, paket driver dapat diperoleh dari situs web resmi APM) di panel proyek.

2. Masukkan IP perangkat: Di kotak input [DeviceIP" di panel depan VI, masukkan IP catu daya [192.168.10.220" secara akurat (seperti yang ditunjukkan pada Gambar 3), pastikan tidak ada kesalahan spasi atau karakter-input IP yang salah adalah penyebab umum kegagalan komunikasi.

Gambar 3

AKU AKU AKU. Verifikasi Komunikasi: Uji dengan mengirimkan *IDN? memerintah.

Perintah SCPI standar *IDN? (Pengidentifikasi Perangkat Kueri) dapat digunakan untuk memverifikasi dengan cepat apakah komunikasi antara LabVIEW dan catu daya normal.

1. Masukkan perintah query: Di "Write buffer" panel depan LabVIEW, masukkan perintah *IDN? (Perhatikan format karakter bahasa Inggris, tidak ada spasi tambahan).

2. Jalankan VI dan lihat hasilnya: Klik tombol "Run" pada toolbar LabVIEW. Jika komunikasi berhasil, "Read buffer" akan menampilkan informasi perangkat catu daya, termasuk model (misalnya, SP300VAC1500W), versi firmware (misalnya, V100R012C02), nomor seri, dll. Jika tidak ada data di "Read buffer" atau pesan kesalahan ditampilkan, Anda perlu memeriksa format perintah, apakah driver cocok, atau mengonfirmasi ulang konektivitas IP.

IV. Aplikasi Masa Depan: Kontrol Otomatisasi Berbasis Komunikasi LAN

Setelah verifikasi komunikasi selesai, fungsionalitas dapat diperluas berdasarkan kerangka kerja ini untuk mencapai kontrol otomatis pada catu daya SP-300.

• Pengaturan parameter: Masukkan perintah SCPI di [Write buffer", seperti VOLT220 (mengatur tegangan output ke 220V) atau FREQ50 (mengatur frekuensi output ke 50Hz), untuk mengontrol parameter output catu daya.

• Akuisisi Data: Data pengoperasian catu daya real-time dibaca dari "Read buffer" menggunakan perintah seperti MEAS:VOLT? (mengukur tegangan keluaran) dan MEAS:CURR? (mengukur arus keluaran), dan data divisualisasikan menggunakan kontrol bagan LabVIEW.

• Merangkum langkah-langkah pengaturan parameter, akuisisi data, dan penilaian hasil ke dalam sub-VI, dan menulis loop atau struktur kondisional untuk mewujudkan proses pengujian tanpa pengawasan (seperti pengujian gradien tegangan dan pemantauan stabilitas jangka panjang).

Dengan mengikuti tiga langkah ini, Anda dapat dengan cepat menyelesaikan konfigurasi LAN antara catu daya seri APM SP-300 dan LabVIEW. Inti dari keseluruhan proses adalah memastikan konektivitas IP dan format perintah yang benar. Fungsi selanjutnya dapat diperluas secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan pengujian, sehingga meningkatkan efisiensi pengujian secara signifikan.